Kondisi TPS di Yogyakarta yang memerlukan penanganan bau dengan teknologi hayati
Isu Lingkungan Lokal Jogja9 menit baca

Darurat Sampah Jogja: Mengapa TPS Sering Bau Busuk dan Apa Solusi Cepatnya?

Oleh Tim MambuwanaDiperbarui

Opini berbasis data tentang kondisi TPS di Sleman, Bantul, dan Kota Yogyakarta. Mengapa TPS sering bau busuk dan bagaimana teknologi hayati bisa membantu.

Status Darurat Sampah di Yogyakarta

Yogyakarta menghadapi krisis sampah yang serius.

TPS Piyungan di Bantul, yang menjadi tempat pembuangan akhir utama untuk seluruh DIY, sudah berkali-kali mengalami "over capacity".

Volume sampah yang masuk jauh melebihi kapasitas pengelolaan, menyebabkan tumpukan sampah menggunung dan bau busuk yang menyebar ke pemukiman sekitar.

Warga Piyungan dan sekitarnya menjadi korban utama dari polusi bau ini.

Mengapa TPS Sering Bau Busuk?

Ada beberapa faktor yang menyebabkan TPS di Jogja menjadi sumber bau:

  • Overload: Volume sampah melebihi kapasitas pengolahan
  • Sampah Organik Dominan: 60-70% sampah di Jogja adalah organik — cepat membusuk
  • Kurang Pengolahan: Proses pemilahan dan pengomposan masih minim
  • Cuaca Tropis: Suhu dan kelembapan tinggi mempercepat pembusukan
  • Drainase Buruk: Air lindi (leachate) menambah sumber bau
  • Minimnya Teknologi: Belum banyak TPS yang menggunakan treatment pengurai bau

📹 Video Terkait dari TikTok @mambuwana

Investigasi Titik Mambu — @mambuwana

Dampak bagi Warga Sekitar TPS

Warga yang tinggal di radius 1-3 km dari TPS merasakan dampak langsung: bau menyengat terutama saat musim kemarau, populasi lalat dan tikus meningkat drastis, nilai properti turun karena polusi bau, gangguan kesehatan (ISPA, mual, sakit kepala), dan kualitas hidup yang menurun secara keseluruhan.

Ini bukan masalah sepele — ini soal hak dasar warga atas lingkungan yang layak.

Solusi: Teknologi Hayati untuk TPS

Tim Mambuwana menawarkan solusi aplikatif yang sudah terbukti di lapangan.

Mambuwana Liquid disemprotkan ke area TPS untuk mengatasi bau secara cepat (2-4 jam).

Mambuwana Powder ditaburkan di atas tumpukan sampah organik untuk pengurangan bau jangka panjang sekaligus mempercepat proses pengomposan.

Hasilnya: bau berkurang drastis, sampah organik terurai lebih cepat, dan populasi lalat menurun.

📹 Lihat Aksi Mambuwana di Lapangan

Laporan Warga Terdampak — @mambuwana

Rekomendasi untuk Pengelola TPS

Berikut rekomendasi Tim Mambuwana untuk pengelola TPS di Yogyakarta:

  • Lakukan pemilahan sampah organik dan anorganik di sumber
  • Terapkan treatment Mambuwana secara rutin di area sampah organik
  • Bangun area pengomposan terpisah untuk sampah organik
  • Perbaiki sistem drainase untuk mengelola air lindi
  • Libatkan warga sekitar dalam program pengelolaan sampah mandiri
  • Kolaborasi dengan Tim Mambuwana untuk treatment dan monitoring

Peran Warga dalam Mengatasi Krisis

Sedulur juga bisa berkontribusi: pilah sampah dari rumah, kurangi sampah organik dengan kompos rumah tangga, dan laporkan TPS yang bau ke Tim Investigasi Mambuwana.

Bersama, kita bisa buat Jogja lebih bersih dan nyaman!

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Mambuwana sudah digunakan di TPS Piyungan?

Tim Mambuwana terus melakukan investigasi dan menawarkan solusi untuk TPS-TPS di DIY.

Hubungi kami untuk informasi kolaborasi dengan pengelola TPS.

Berapa biaya treatment Mambuwana untuk TPS?

Biaya tergantung luas area dan volume sampah.

Hubungi Tim Mambuwana via TikTok @mambuwana untuk survei dan penawaran khusus.

Apakah Mambuwana bisa mempercepat pengomposan sampah?

Ya!

Bakteri pengurai alami di Mambuwana Powder mempercepat proses dekomposisi sampah organik, menghasilkan kompos berkualitas dalam waktu lebih singkat.

TPS di Lingkunganmu Bau? Laporkan ke Mambuwana!

Tim Investigasi Mambuwana siap turun ke TPS di Jogja. Treatment organik, investigasi, dan solusi tuntas. Hubungi @mambuwana di TikTok!

Artikel Terkait Lainnya